Di pagi yang cerah pada 1 Desember 2024, Taman Lumbini di Kompleks Candi Borobudur, Magelang, menjadi saksi sejarah baru dalam perhelatan Bank Jateng Borobudur Marathon 2024. Ajang tahunan ini berhasil menarik perhatian 10.500 pelari dari 28 negara, mencatatkan angka yang lebih besar dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya mencatatkan 10.000 peserta. Peningkatan jumlah ini menandakan semakin tingginya minat masyarakat global terhadap acara yang tidak hanya berfokus pada olahraga, tetapi juga pada promosi budaya dan pariwisata Indonesia, khususnya di wilayah Jawa Tengah.
![]() |
| Suasana Borobudur Marathon 2024 Image Credit Photo diambil dari Youtube A Rahman ----- |
Tema "Run On Mark It" yang diusung oleh acara ini menggambarkan semangat juang para pelari untuk mencapai garis finish, sekaligus menandai pentingnya Borobudur sebagai ikon dunia yang harus dilestarikan. Para pelari, baik nasional maupun internasional, beradu kecepatan di lintasan yang memukau di sekitar Candi Borobudur, situs warisan dunia yang menjadi latar belakang keindahan lomba ini. "Event ini bukan hanya tentang berlari, tetapi juga merayakan keindahan alam dan budaya Jawa Tengah," ujar Pj Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana, dalam sambutannya.
Menurut Nana Sudjana, Bank Jateng Borobudur Marathon telah menjelma menjadi salah satu pilar utama sport tourism di Jawa Tengah. Selama delapan tahun pelaksanaannya, acara ini tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga memberi dampak positif bagi perekonomian setempat. Di tahun 2023, perputaran ekonomi yang dihasilkan dari kegiatan ini tercatat mencapai Rp61,64 miliar. Angka tersebut berasal dari berbagai sektor, mulai dari pariwisata, akomodasi, kuliner, hingga produk-produk lokal yang dipromosikan selama acara berlangsung.
Selain sebagai ajang olahraga, Borobudur Marathon juga menjadi platform untuk memperkenalkan dan mempromosikan UMKM di Jawa Tengah. Para pelaku usaha lokal mendapatkan kesempatan untuk memamerkan produk mereka di sepanjang rute marathon. “Kami berharap acara ini bisa menjadi peluang bagi ekonomi kreatif dan UMKM di sekitar Borobudur untuk berkembang. Seiring dengan semakin dikenalnya Borobudur sebagai destinasi wisata, akan banyak peluang yang terbuka bagi masyarakat lokal,” ujar Nana Sudjana.
Acara yang mengusung semangat cultural promotion ini juga memberikan sorotan lebih pada Candi Borobudur itu sendiri. Sebagai salah satu situs warisan dunia UNESCO, Candi Borobudur kini bukan hanya menjadi objek wisata, tetapi juga menjadi saksi dari sebuah event olahraga internasional yang mampu menyatukan orang dari berbagai penjuru dunia. Di sepanjang lintasan marathon, para pelari dapat menikmati pemandangan yang menakjubkan dari candi ini, yang seolah menambah semangat mereka untuk menyelesaikan lomba dengan maksimal.
Peningkatan minat peserta tahun ini juga menjadi bukti bahwa Borobudur Marathon semakin diterima di kancah internasional. Ketua Yayasan Borobudur Marathon, Liem Chie An, menyebutkan bahwa jumlah pendaftar tahun ini mencapai 44.000 orang, dua kali lipat lebih banyak dibandingkan tahun sebelumnya. Namun, karena keterbatasan kuota, hanya 10.500 pelari yang bisa lolos seleksi. Peserta terbagi dalam tiga kategori, yakni Marathon (2.150 orang), Half Marathon (4.250 orang), dan 10K (4.100 orang). "Kami akan terus berinovasi untuk memastikan lebih banyak peserta dapat bergabung di tahun depan," tambah Liem Chie An.
Bagi pelari nasional, ajang ini juga menyajikan peluang untuk mencetak sejarah. Penjabat Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana, mengumumkan bonus khusus sebesar Rp100 juta bagi pelari yang berhasil memecahkan rekor nasional dalam kategori lomba apapun. Ini adalah langkah nyata untuk memotivasi atlet-atlet nasional dan menciptakan masa depan olahraga yang lebih baik. Terlebih, Borobudur Marathon juga memberikan kesempatan bagi pelari muda dari Jawa Tengah untuk menunjukkan bakat mereka dalam kategori Young Talent 10K, yang diharapkan dapat melahirkan atlet-atlet kebanggaan masa depan.
Acara ini juga diakui oleh World Athletics, yang memberikan label internasional pada Borobudur Marathon. Hal ini semakin memperkuat posisi event ini sebagai salah satu road race bergengsi di dunia. Kehadiran pelari internasional dari berbagai negara, seperti Australia, Ethiopia, dan Malaysia, semakin memperkaya suasana kompetisi dan menunjukkan betapa besar daya tarik Borobudur Marathon bagi pecinta olahraga di seluruh dunia. Sebuah sinergi yang tak hanya memberikan manfaat bagi pelari, tetapi juga bagi masyarakat dan budaya Indonesia.
Borobudur Marathon 2024 tidak hanya merayakan kemenangan di lintasan, tetapi juga menghadirkan dampak positif bagi ekonomi dan budaya Jawa Tengah. Acara ini berhasil menghubungkan berbagai elemen masyarakat dan memperkuat identitas budaya lokal melalui olahraga. Dengan terus berinovasi dan memperluas jangkauan, Borobudur Marathon diharapkan dapat terus menginspirasi dan memberikan manfaat yang lebih luas di masa depan.
------
Artikel : Awan Radio | YD2BVJ diselesaikan ba'da shubuh pada hari Senin, 3 Desember 2024, di Teras Bolu Lazmi, Wonosobo

Posting Komentar
Gunakan format [video]youtube-or-vimeo-video-link[/video] jika ingin berkomentar disertai youtube video.
Atau silakan gunakan format [img]image-link[/img] jika ingin berkomentar disertai gambar.